Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Ekonomi Kreatif, Berharap Masuk 3 Besar Kabupaten Kreatif Nasional
Edi
Damansyah Bupati Kutai Kartanegara
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR.
Kabupaten Kutai Kartanegara masuk 4
besar Kabupaten/Kota kreatif secara nasional pada 2021 lalu, yang ditetapkan
oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Sehingga berdasarkan hal tersebut, Pemkab
Kukar memiliki program Kukar Idaman, yang salah satu misinya pembangunan
ekonomi pertanian berbasis kawasan, dan pariwisata ekonomi kreatif.
Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan,
generasi muda di Kukar terbukti memiliki kreativitas yang luar biasa, bahwa hal
ini existingnya sudah kreatif. Tinggal bagaimana Pemkab Kukar mendorong dalam
hal ini memfasilitasi mereka, sehingga pertumbuhan ekonomi terbangun.
"Hal ini perlu dievaluasi bersama
kedepan, khususnya OPD terkait seperti Dinas Pariwisata, bagaimana kita
memfasilitasi memberikan dorongan stimulus, sehingga ketika diberikan fasilitas
mereka (pemuda) mampu mengelolanya," kata Edi Damansyah kepada
Poskotakaltimnews.
Dirinya berharap, bagaimana dorongan terhadap
komunitas kreatif ini terus dilakukan, seperti diberikan pelatihan pelatihan
hingga menyiapkan dari hulu hingga hilirnya.
"Pada prinsipnya menjadi ekonomi kreatif
itu tetap semangat, kurangi kompetisi perbanyak kolaborasi," ungkapnya
Sementara itu Wakil Bupati Kukar H Rendi
Solihin menambahkan, semoga pada 2022-2023 Kukar bisa mempertahankan, bahkan
bisa meningkatkan prestasi tersebut.
"Semoga bisa dipertahankan, kalau bisa
ditingkatkan hingga masuk 3 besar Kabupaten kreatif se Indonesia," ucap
Rendi Solihin
Sementara dalam program Kukar 100 kaya
festival Pemkab Kukar sangat optimis dengan pembentukan badan ekonomi kreatif
di 20 Kecamatan se Kukar. Sehingga dapat meningkatkan peran serta kepemudaan
pada sektor ekonomi kreatif.
Ia juga menyebutkan, dibidang pariwisata
target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebesar 2 persen,
sementara Kabupaten Kukar alami peningkatan sekitar 3,20 persen.
"Begitu juga disektor ekonomi kreatif di
Kukar yang ditargetkan pada 2022 lalu sebesar 6,11 persen. Dan pada akhir 2022 menjadi
6,96 persen," sebutnya
Artinya dalam hal ini terjadi trend positif
pada beberapa aspek di Kabupaten Kukar, namun dalam hal ini terus ditingkatkan
bersama.(riz/adv)